Peringatan Risiko: Trading adalah aktivitas berisiko. Modal Anda terkena risiko. Exinity Limited diatur oleh FSC (Mauritius).
Peringatan Risiko: Trading adalah aktivitas berisiko. Modal Anda terkena risiko. Exinity Limited diatur oleh FSC (Mauritius).

Apa Arti Going Long dan Going Short? Trading Basics

Seri Video Edukasi Forex

Penulis: Andreas Thalassinos (BSc, MSc, MSTA, CFTe, MFTA), Head of Education FXTM.

Apa Arti Going Long dan Going Short Dalam Trading?

Dalam trading di pasar finansial, trader membeli dan menjual aset seperti valas, komoditas, dan saham dengan membuka posisi long atau short. Going long adalah istilah yang umum digunakan di industri ini sebagai kata lain dari tindakan beli. Sebaliknya, going short adalah istilah yang digunakan trader dan investor untuk tindakan jual. Trader akan mengambil posisi long apabila ia memperkirakan harga aset akan naik. Sebaliknya, ia akan mengambil posisi short jika ia berpendapat harga akan turun. Dalam forex, dan dalam segala bisnis dan pasar mana pun, trader menghasilkan profit dengan membeli di harga rendah dan menjual di harga yang lebih tinggi.

Contohnya, saat trader menjual (short) EURUSD, ia memperkirakan harga EUR akan turun jadi ia membelinya di harga yang lebih rendah untuk menghasilkan profit. Rugi terjadi jika trader membeli di harga rendah dan menjualnya di harga yang lebih rendah lagi, atau menjual di harga tinggi dan membeli di harga yang lebih tinggi lagi. Tidak masalah apakah trader membeli atau menjual dahulu, karena profit dan rugi dapat terjadi apa pun urutannya.

Disklaimer: Konten artikel ini memuat opini dan ide pribadi. Konten ini tidak boleh dianggap memuat saran investasi dan/atau penawaran transaksi apa pun. Konten ini tidak mengimplikasikan kewajiban untuk membeli layanan investasi dan tidak pula menjamin atau memprediksi kinerja di masa mendatang. FXTM serta afiliasi, agen, direktur, karyawan atau staf tidak menjamin keakuratan, validitas, ketepatan waktu, atau kelengkapan informasi atau data apa pun dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi atas investasi yang mengandalkan informasi atau data tersebut.

Peringatan Risiko: Perdagangan produk dengan leverage seperti forex dan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi. Jangan pertaruhkan modal apabila kerugiannya tidak dapat Anda tanggung. Kerugian yang lebih besar dari investasi awal Anda dapat saja terjadi. Jangan melakukan perdagangan sebelum Anda memahami secara menyeluruh derajat eksposur sesungguhnya akan risiko kerugian. Selalu perhatikan tingkat pengalaman Anda saat melakukan perdagangan. Harap cari saran finansial independen apabila Anda belum memahami sepenuhnya tentang risiko yang ada.

Scroll Top